Malam kian larut, gelap tak bertepi
Jendela membeku, sunyi di hati
Lampu jalanan berkedip sayu
Seolah mengerti, duka yang kurindu
Dingin... Hanya itu yang ada
Menyentuh kulit, menusuk jiwa
Sepi... Begitu akrab terasa
Tiada senyum, tiada sapa, hanya hampa
Kenangan berputar bagai film lama
Wajahmu hadir, namun tak nyata
Setiap detik terasa menyiksa
Menghitung waktu, berharap sirna
Dingin... Hanya itu yang ada
Menyentuh kulit, menusuk jiwa
Sepi... Begitu akrab terasa
Tiada senyum, tiada sapa, hanya hampa
Mengapa takdir sekejam ini?
Meninggalkan aku dalam sendiri
Jejak langkahmu telah hilang
Tinggal bayangan yang tak bisa kusentuh lagi
Dingin... Hanya itu yang ada
Menyentuh kulit, menusuk jiwa
Sepi... Begitu akrab terasa
Tiada senyum, tiada sapa, hanya hampa
.......
Malam sepi... dan dingin yang menemani
Sampai pagi datang, luka ini abadi.....