Kupintal benang-benang mimpi
Di atas kanvas hati yang sepi
Kau datang bawa cahaya pagi
Mengusir bayangan sunyi
Aku percaya setiap katamu
Kutanam benih di ladang hatiku
Berharap mekar jadi kenyataan
Bukan sekadar ilusi buatan
Pelan-pelan langit mulai meredup
Hangat yang kurasa kini menghirup
Aku bertanya, mana pelangi itu?
Yang kau janjikan di ujung waktu?
Oh, senja di balik janji
Ternyata hanya palsu dan sepi
Harapan yang kubangun tinggi-tinggi
Runtuh oleh dusta yang kau beri
Pahlawan yang kulihat gagah perkasa
Hilang bersama topeng dan sandiwara
Ketika tulus dibalas kepalsuan
Tinggal serpihan hati jadi puing kenangan
Malam datang tanpa bintang-bintang
Menutup jejak langkahmu yang hilang
Dulu kau bilang, kita tak terpisahkan
Kini aku sendiri di persimpangan
Semua tawa dan air mata kita
Ternyata hanyalah bagian dari cerita
Yang kau tulis tanpa ada rasa
Hanya untuk penuhi ambisi semata
Kepalsuan...
Menyisakan luka...
Hati ini... kan sembuh...
Tanpa dirimu.