(intro flute traditional)
(Verse 1)
Aku mendengar suaramu dalam diam
Bagai angin menyapa dahan malam
Tiap kata yang pernah terucap
Kini hanya gema yang tak menjawab
(Verse 2)
Mataku mencari dalam kelam
Wajah yang dulu jadi pelabuhan
Tapi yang tinggal cuma jejak
Di pasir waktu yang tak berpaut akal
(guitar electric solo)
(Chorus)
Andai cinta ini sekadar lintasan
Mengapa rasanya bagai tak berkesudahan
Aku hidup dalam harapan yang retak
Mencintaimu dalam jarak yang tak bergerak
Jika kau hadir hanya sebagai bayang
Izinkan aku memeluk kehilangan
(Verse 3)
Kau bagai hujan yang tak turun ke bumi
Hanya langit yang menyimpan janji
Aku mendongak dalam rindu
Tapi basah tak pernah menyatu..
..
(guitar electric solo + traditional flute)
(Bridge)
Kadang cinta bukan untuk memiliki
Cuma hadir, mengajar erti
Antara redha dan rasa
Aku tersesat di tengah-tengahnya
(Ulang Chorus)
(Outro)
Dan jika esok masih tanpa kau
Ku simpan namamu... dalam doa yang tak berpaut waktu