[Intro]
Lampu merah dalam kabin
Nafas panas, tangan dingin
Radio serak panggil nama
Aku jawab, "Siap di udara"
[Verse 1]
Aku kapten burung besi, sayap sobek angin baja
Awan hitam, kilat tipis, tapi hati sudah baja
Peta kusut di kepalan, doa kusut di kepala
Suara mesin seperti marah, tapi kursi jadi istana
Guncang keras, badan miring, peluru salib di jendela
Kulihat jejak api turun, garis terang menuju nadi desa
Kaca depan penuh retak, tapi tatapanku tetap rata
Di belakangku, prajurit muda gigit gigi, peluk senjata
[Chorus]
Terjun!
Sebelum langit kita runtuh
Sebelum namamu tinggal debu
Terjun!
Kalau takut, genggam punggungku
Kalau ragu, teriak penuh
Terjun! Terjun!
Ke jurang sunyi di bawah asap itu
Terjun! Terjun!
Kita tulis hari ini pakai darah sendiri (hey!)
[Verse 2]
Alarm merah meraung panjang, bau besi, bau keringat
Satu kursi kosong diam, fotonya jatuh, pelan diinjak
"Siap, Kapten?" mata mereka tanya, tapi lidah mereka ikat
Kupaksa senyum tipis miring, biar ngeri terasa singkat
Kendali bergetar liar, sayap kanan seperti batuk
Artileri cari alamat, namaku di tiap peluru
Kupelintir badan burung tua, gores awan, cium kabut
Satu tembak sentuh perut, lampu padam, sunyi ikut
[Pre-Chorus]
Kalau ini akhirku
Biar bukan akhir kalian
Pegang tali, hitung mundur
Jangan tunggu aku hilang
[Chorus]
Terjun!
Sebelum langit kita runtuh
Sebelum namamu tinggal debu
Terjun!
Kalau takut, genggam punggungku
Kalau ragu, teriak penuh
Terjun! Terjun!
Ke jurang sunyi di bawah asap itu
Terjun! Terjun!
Kita tulis hari ini pakai darah sendiri
[Bridge]
Tiga… dua… satu… hening
Kupaksa paru sobek sepi
"Terjun!" suara pecah sendiri (woah)
Rantai tubuh beterbangan, bendera kecil di punggung
Aku tinggal bayang-bayang, mereka jadi langkah agung
Kulihat titik jadi garis
Garis jadi baris rapat
Mereka turun, tanah menunggu
Aku tertinggal dengan sayap robek dan dada sesak
[Chorus]
Terjun!
Sebelum langit kita runtuh
Sebelum namamu tinggal debu
Terjun!
Kalau takut, genggam punggungku
Kalau ragu, teriak penuh
Terjun! Terjun!
Kalau aku habis di langit abu-abu
Terjun! Terjun!
Ingat suara ini di telingamu: "Terjun!"