

Prompt / Lyrics
[Verse] Aku di parit, lumpur bercampur darah, Tangan gemetar, nyawa di ujung marah. Balut luka, hentikan yang merah, Granat di udara, detik waktu pecah. Prajurit medis, bukan pegang senjata, Tapi nyawa di tangan, lebih berat dari neraka. Di tengah jeritan, suara artileri keras, Langit terbakar, bumi jadi gelas. [Chorus] Aku hanya seorang prajurit medis, Di tengah perang yang begitu sadis. Satu persatu aku bantu berdiri, Hingga dihujani artileri. [Verse 2] Kepala di bawah helm, doa di kepala, Sujud di lumpur, mimpi tentang senja. Jahit luka robek dengan benang tipis, Waktu meledak, tak ada ampun di sinopsis. Hidup di tangan kiri, mati di kanan, Napasku pendek, hidup seperti pinjaman. Medis di parit, bukan mainan cerita, Setiap hari aku melawan rasa putus asa. [Bridge] Darah di seragam, noda tak hilang, Tanganku gemetar, tapi hati tetap perang. Mimpi buruk datang tiap malam, Namun tugas ini, aku genggam dalam diam.
Tags
electronic with heavy 808s and distorted synths, electro, male vocals, dark, hip hop, trap, rap
1:54
No
11/21/2025