

Prompt / Lyrics
[Verse] Parit penuh luka, bau besi dan tanah, Langkah berat, kepala panas, jiwa terbelah. Tangan gemetar, tapi tugas tak bisa berhenti, Balut luka, darah jadi tinta, tulis tragedi. [Prechorus] Darah di tangan, denyut perang di dada, Artileri jatuh, langit pun bersuara. [Chorus] Aku prajurit medis di neraka ini, Tolong satu persatu, meski hidupku dipertaruhkan. Hujan artileri, lumpur jadi saksi, Hidup atau mati, tetap ku berdiri. [Verse 2] Teriakan memecah, suara jiwa yang terkoyak, Jahit luka, harapan tipis tetap ku jaga. Helm berdebu, peluru melintas dekat telinga, Ku tak gentar, meski maut ikut beriringan. [Bridge] Gelap mata, tapi hati tak pernah mati, Tangan di luka, doa di langit tinggi. Hujan api, tapi harapan tetap menyala, Prajurit medis, jiwa perang tapi tak bersenjata. [Chorus] Aku prajurit medis di neraka ini, Tolong satu persatu, meski hidupku dipertaruhkan. Hujan artileri, lumpur jadi saksi, Hidup atau mati, tetap ku berdiri.
Tags
rap, and gritty guitar riffs. dark, techno, aggressive energy with fast-paced, punk, distorted synths, hard techno, trap; a fusion of pounding 808s, electro, raw vocal delivery.
2:07
No
11/21/2025