Hei lihat dia melangkah, dada busung tinggi
Seolah bumi ini dia yang punya kunci
Senyumnya miring angkuh, pandangannya meremehkan
Seolah kita semua debu di telapak kaki
Katanya hidup sekali, jadi harus 'wah'
Tapi 'wah'-nya itu kok jadi bikin resah
Bicara soal brand, harga, dan status
Padahal isinya cuma bungkus kardus
Ooh, sekali saja tapi gayanya luar biasa
Aura angkuh menyelimuti dari ujung kepala
Sombong tanpa jeda, pamer tanpa malu
Kau kira dunia ini panggung untuk dirimu?
Hidup sekali lho, kenapa jadi begini?
Takut mati tapi tinggalkan jejak benci.
..........
....... aaaaa..... Aaaaaa