Verse 1 (Soft, Ethereal, Solo Voice dengan Piano)
(
Di dalam gelap, ku mencari arah,
Langit berbisik, ombak pun resah,
Bayang-bayang menghilang di mata,
Namun hatiku terus menyala...
)
Pre-Chorus (Mysterious Build-Up, Strings Crescendo)
Angin berlari, membawa kenangan,
Nada sayu di hujung harapan,
Tapi aku tetap berdiri,
Merangkak, berlari, meniti mimpi...
(Strings mula menambah intensiti, efek binaan seperti Hans Zimmer-style crescendo.)
Chorus (Powerful, Grand, Full Orchestra)
Ohhh... cahaya yang hilang,
Jangan biar aku tenggelam!
Dalam sunyi ku seru namamu,
Kembali pulang ke pangkuanku!
Ohhh... suara di angin,
Bisikan cinta yang pernah dingin,
Kini bergema dalam jiwaku,
Menyala semula... menyala semula…
Verse 2 (Hushed, Strings & Woodwinds with Deep Sub-Bass)
Laut berbisik, bintang menari,
Waktu membeku di ingatan ini,
Jika takdir mahu ku pergi,
Izinkan aku bawa kau sekali...
Bridge (Surround Sound, Ethereal Voices, Heartbeat Rhythm)
Dengarkan... rasakan... jiwaku memanggil...
Kita abadi... takkan tersisih...
Hoooo...hooo... cahayaaa...
Final Chorus (Grand Orchestral Explosion, Choir, Powerful Drums)
Ohhh... cahaya yang hilang!
Kini bersinar di malam kelam,
Dalam sunyi ku seru namamu,
Kau kembali pulang kepadaku!
Ohhh... suara di angin,
Bisikan cinta yang takkan dingin,
Kini bergema dalam jiwaku,
Menyala semula... MENYALA SEMULA!
Outro (Silence, Distant Echo, Fading Choir)
"Cahaya... takkan hilang..."