[Verse 1]
Hutan rimba, bisu tak bersuara
Aku dengar tangisnya
Langit kelam, mentari menyengat
Tunggul berdiri, dunia pun layu
[Pre-Chorus]
Dulu sini, nyawa berakar
Sekarang debu, angin pun liar
Rimba hilang, tinggal luka
Hutan menangis, suram dunia
[Chorus]
Tangisan hijau, siapa yang mendengar?
Daun gugur, bumi pun retak
Kami teriak, dunia terlena
Satu demi satu, hilang suara
Tangisan hijau, langit pun luka
Tiada ampun untuk yang berdosa
Jangan tunggu semua binasa
Baru kau sedar... apa itu derita
[Verse 2]
Tapak kaki jentera besi
Menjejak doa pagi yang suci
Keranamu, mentari membakar tanpa rela
Bumi menangis, hidupan merana
[Bridge]
Kami bukan minta simpati
Kami hanya ingin kau sedar diri
Alam tak bisu, ia merintih
Hatimu beku, itu yang perit
[Chorus – repeat with more power]
Tangisan hijau, jangan biar senyap
Tiada ganti bila semuanya lenyap
Anakmu nanti akan bertanya
Mana hutan, mana sungai, mana jiwa?
[Outro – soft]
Angin tetap bertiup sayu
Tapi siapa yang akan rindu?
Bila hijau jadi abu...
Siapa akan rindu?