(Intro Instrumental - Sekitar 0:30)
(Musik ceria, bernada dangdut ringan atau pop sunda yang riang, dengan irama gendang yang bersemangat)
(Verse 1 - 0:30)
(Vokal bersemangat, tempo sedang)
Mentari terbit, kokok ayam bersuara,
Emak sudah bangun, siap sedia.
Rambut digelung, daster jadi seragam,
Misi pagi ini, jangan sampai padam.
Langsung ke dapur, api kompor menyala,
Iris bawang merah, sambal pun siap sedia.
Wajan berdendang, minyak panas berdesis,
Sarapan pagi, harus manis dan efisien.
(Pre-Chorus - 1:05)
Tugas emak, katanya cuma di dapur aja?
Oh, jangan salah, ada sumur juga! (Kiasan kerjaan lain)
Mencuci, menjemur, melipat, menyapu,
Semua beres, sambil senyum selalu.
(Chorus - 1:25)
(Musik lebih cepat dan bersemangat, ada teriakan "hu-ha" kecil)
Semangat emak-emak, pantang menyerah!
Dari dapur ke sumur, badan tak pernah lelah.
Walau keringat bercucuran, senyum tetap merekah,
Demi keluarga, semua jadi berkah.
Masak masak masak, jangan kasih kendor!
Urus urus urus, jangan sampai molor!
(Verse 2 - 2:05)
(Tempo kembali sedang)
Piring menumpuk, bak gunung himalaya,
Sabun dan air, jadi senjata utama.
Tangan lincah, sikat sana sikat sini,
Beres sekejap, bersih kinclong kembali.
Lalu ke sumur, timba air, angkat jemuran,
Multitasking handal, tanpa ada keluhan.
Suara tawa anak, obat paling mujarab,
Lelah hilang seketika, hati jadi mantap.
(Pre-Chorus - 2:40)
Tugas emak, katanya cuma di dapur aja?
Oh, jangan salah, ada sumur juga!
Mencuci, menjemur, melipat, menyapu,
Semua beres, sambil senyum selalu.
(Chorus - 3:00)
(Penuh semangat, irama lebih kuat)
Semangat emak-emak, pantang menyerah!
Dari dapur ke sumur, badan tak pernah lelah.
Walau keringat bercucuran, senyum tetap merekah,
Demi keluarga, semua jadi berkah.
Masak masak masak, jangan kasih kendor!
Urus urus urus, jangan sampai molor!
(Bridge - 3:45)
(Tempo melambat, lebih menyentuh, seakan jeda sejenak)
Kadang raga ini lelah, ingin istirahat,
Tapi tanggung jawab memanggil, tiada sekat.
Kami bukan pahlawan bertopeng,
Tapi kami pahlawan yang nyata, berjuang setiap lapang.
Untuk para suami, hargai kami,
Untuk para anak, sayangi kami sepenuh hati.
(Chorus Terakhir - 4:30)
(Musik kembali riang dan bersemangat, ada sorakan "Emak, Emak, Joss!")
Semangat emak-emak, pantang menyerah!
Dari dapur ke sumur, badan tak pernah lelah.
Walau keringat bercucuran, senyum tetap merekah,
Demi keluarga, semua jadi berkah.
Masak masak masak, jangan kasih kendor!
Urus urus urus, jangan sampai molor!
(Outro Instrumental - 5:10 dst)
(Musik ceria terus berlanjut, fade out perlahan, dengan irama gendang yang bersemangat)