[Intro] (Beat Hip-Hop klasik, ada sampling piano yang sendu, drum loop yang mantap)
Yo... cek satu dua...
Dengar ceritaku, tentang hati yang ragu...
Tentang kamu... dan aku...
[Verse 1]
Lampu kota berkedip, di sudut kafe itu
Ku pandang wajahmu, hatiku berdebu rindu
Senyummu menawan, bagai rembulan di malam sunyi
Aku terdiam seribu bahasa, tak tahu harus mulai dari mana lagi
[Pre-Chorus]
Bukan soal materi, bukan soal duniawi
Tapi soal rasa pantas, yang menghantui diri
Kau terlalu sempurna, aku hanya pecundang biasa
Ingin kumiliki dirimu, tapi ragu menyiksa raga
[Chorus]
Ingin kumiliki dirimu, walau ku mampu
Tapi rasa takut ini, kian menderu
Kau terlalu tinggi, aku terlalu rendah
Akankah cinta ini, kan berujung indah?
Yo... walau ku mampu... walau ku mampu...
[Verse 2]
Setiap kata yang kau ucap, bagai melodi surga
Aku hanya bisa terdiam, tak mampu berkata apa-apa
Haruskah kuakui rasa ini? Atau kupendam selamanya?
Risiko ditolak, lebih menakutkan dari apa saja
[Bridge 1]
Malam semakin larut, bintang-bintang bersaksi
Tentang hati yang merana, tak kunjung henti
Ku tahu aku mampu, tapi nyali ini kecil
Bagaimana bisa ku raih, jika tangan tak ingin membelit?
*(Beat sedikit meningkat, distorsi vokal ringan, suasana lebih intens)
[Pre-Chorus]
Bukan soal materi, bukan soal duniawi
Tapi soal rasa pantas, yang menghantui diri
Kau terlalu sempurna, aku hanya pecundang biasa
Ingin kumiliki dirimu, tapi ragu menyiksa raga
[Chorus]
Ingin kumiliki dirimu, walau ku mampu
Tapi rasa takut ini, kian menderu
Kau terlalu tinggi, aku terlalu rendah
Akankah cinta ini, kan berujung indah?
Yo... walau ku mampu... walau ku mampu...
[Verse 3]
Setiap kata yang kau ucap, bagai melodi surga
Aku hanya bisa terdiam, tak mampu berkata apa-apa
Haruskah kuakui rasa ini? Atau kupendam selamanya?
Risiko ditolak, lebih menakutkan dari apa saja
Intro] (Beat Hip-Hop klasik, ada sampling piano yang sendu, drum loop yang mantap)
[Chorus]
Ingin kumiliki dirimu, walau ku mampu
Tapi rasa takut ini, kian menderu
Kau terlalu tinggi, aku terlalu rendah
Akankah cinta ini, kan berujung indah?
Yo... walau ku mampu... walau ku mampu...
[Bridge 2 - Klimaks Emosional]
Mungkin aku pengecut, mungkin aku tak pantas
Tapi keinginan ini, sungguh teramat deras
Jika kau tahu rasaku, adakah kesempatan?
Atau hanya mimpi, yang takkan pernah kesampaian?
[Outro]
Walau ku mampu... walau ku mampu...
Ingin kumiliki dirimu...
Semoga kau mengerti... semoga kau pahami...
Perasaan ini... sampai mati...
*(Beat memudar perlahan, hanya menyisakan sampling piano)