[Verse 1]
Kita dulu tertawa
Di bangku panas jam pulang sekolah
Sepatu sobek
Mimpi besar
Tak ada rahasia
Tak ada jarak
Lalu dia datang pelan
Dengan senyum manis dan tatapan tenang
Tiba-tiba kau menghilang
Di setiap malam dan rencana yang kita rangkai
[Chorus]
Di antara denting dan debu
Persahabatan jatuh satu-satu
Kau pilih dia
Aku pilih diam
Dan semua janji tinggal bayang
Kita dulu bilang sampai tua
Kini namamu asing di kepala
Hanya sisa bising di dada
Persahabatan hancur
Kau jaga dia
Aku jaga luka
[Verse 2]
Aku lihat statusmu
Foto berdua di tempat yang kita rindu
Bangku sudut warung kopi
Kursi kosong itu kini jadi saksi
Kau bilang
“Maaf
Bro”
“Ternyata hati bisa berpaling begitu”
Tapi matamu bicara
Kau pun takut kehilangan dua dunia
[Chorus]
Di antara denting dan debu
Persahabatan jatuh satu-satu
Kau pilih dia
Aku pilih diam
Dan semua janji tinggal bayang
Kita dulu bilang sampai tua
Kini namamu asing di kepala
Hanya sisa bising di dada
Persahabatan hancur
Kau jaga dia
Aku jaga luka
[Bridge]
[Musik turun
Hanya vokal dan string lembut]
Andai waktu bisa mundur
Aku rela kalah demi kita berdua
Tapi cinta selalu buta
Tak peduli siapa yang harus binasa (woah)
[Chorus]
Di antara denting dan debu
Persahabatan jatuh satu-satu
Kau pilih dia
Aku pilih diam
Dan semua janji tinggal bayang
Kita dulu bilang sampai tua
Kini kita lawan di dua kubu berbeda
Di balik sorak dan doa
Persahabatan hancur
Kau jaga dia
Aku jaga luka