[Verse 1]
Di bangku kayu
Sore pertama kita duduk berdua
Tertawa kecil
Menutup bekas luka yang dulu ada
Kau bilang takut
Aku bilang
"Kita cuba saja"
Langit mendung
Tapi matamu lebih terang dari segala
[Chorus]
Kita hampir hilang
Hampir menyerah
Saat dunia bilang kita takkan bisa
Air mata jatuh
Doa pun pecah
Kau genggam tanganku dan kau berbisik
"bismillah"
Berliku jalan
Hancur dan lelah
Namun hati pulang ke tempat yang sama
Jika esok runtuh
Jika malam gelap
Ku pilih kamu lagi dan lagi
Dengan bismillah
[Verse 2]
Malam yang panjang
Telepon diam
Aku tunggu kabar
Kau dalam badai
Antara restu dan suara yang kasar
Aku pun goyah
Sempat bertanya
"Ini cinta atau salah?"
Tapi di sajadah
Namamu satu-satunya yang kupasrah
[Chorus]
Kita hampir hilang
Hampir menyerah
Saat dunia bilang kita takkan bisa
Air mata jatuh
Doa pun pecah
Kau genggam tanganku dan kau berbisik
"bismillah"
Berliku jalan
Hancur dan lelah
Namun hati pulang ke tempat yang sama
Jika esok runtuh
Jika malam gelap
Ku pilih kamu lagi dan lagi
Dengan bismillah
[Bridge]
Lihat ke belakang
Semua retak yang kini jadi indah
Luka yang dalam
Menjadi jalan menuju satu rumah
Kau pegang janji
Aku pegang tanganmu lebih kuat (woah)
Di ambang ragu
Kita melangkah satu kata lembut
[Chorus]
Kita hampir hilang
Hampir menyerah
Saat dunia bilang kita takkan bisa
Air mata jatuh
Doa pun pecah
Kau genggam tanganku dan kau berbisik
"bismillah"
Berliku jalan
Hancur dan lelah
Namun hati pulang ke tempat yang sama
Jika esok runtuh
Jika malam gelap
Ku pilih kamu lagi dan lagi
Dengan bismillah (bismillah)
Ku pilih kamu sampai akhir nafas
Dengan bismillah