[Verse 1]
Langkah berat
Pasir melekat di telapak letih
Tawa hilang
Cuma sisa luka di dada perih
Langit pekat
Aku tanya
Sampai kapan ini
Air mata
Jadi teman tiap malam sunyi
[Chorus]
Tuhan
Aku jatuh berlutut di hadapan-Mu
Suara serak ini memanggil nama-Mu
Jika ada satu keajaiban lagi
Turunkanlah hari ini
Pada hati yang hampir mati (ohh)
[Verse 2]
Pintu tertutup
Satu-satu
Seperti mengejek
Tangan kosong
Tak sanggup lagi pura-pura kuat tegar tegarannya retak
Di antara
Azan dan bisik angin gurun
Ku titipkan
Semua takut yang tak sanggup ku sebut
[Chorus]
Tuhan
Aku jatuh berlutut di hadapan-Mu
Suara serak ini memanggil nama-Mu
Jika ada satu keajaiban lagi
Turunkanlah hari ini
Pada hati yang hampir mati
[Bridge]
Jika Engkau dengar
Detak yang hampir pudar
Ubah jadi nyala
Ubah jadi sabar
Jika Engkau lihat
Langkah yang tersesat
Tunjukkan jalan-Mu
Meski cuma selangkah
[Chorus]
Tuhan
Aku jatuh berlutut di hadapan-Mu
Suara serak ini memanggil nama-Mu
Jika ada satu keajaiban lagi
Peluk aku malam ini
Bangunkan harapan yang pergi
[Outro]
Langit pekat
Tapi kini ada titik cahaya
Aku bisik
Aku tahu Engkau masih jaga ku di sini (ohh)