(Verse 1)
Dalam hening yang memanjang, your presence lingers softly,
seperti bayu yang menyentuh jiwa tanpa wajah, tanpa suara.
Setiap detik berlalu membawa satu ingatan,
and every memory breathes your name into the night.
(Pre-Chorus)
Ada ruang dalam hati yang tetap terbuka untukmu,
a quiet space where your shadow feels alive.
(Chorus)
If one day your heart wanders back to me,
ketahuilah—aku masih di sini,
menjaga rindu yang tidak pernah padam.
For no distance can dim the light you once left behind,
dan cinta ini… terus bernyala dalam diam.
(Verse 2)
Ada hari di mana dunia terasa berat,
yet your smile returns to me seperti sinar yang lembut,
menghapuskan resah yang tak pernah terucap.
I carry your name the way one carries hope—
perlahan, tetapi penuh.
**
(Bridge)**
If fate slows its steps, I’ll wait with grace,
kerana sabar menjadi bahasa cinta yang paling setia.
And should the universe rewrite our paths,
aku izinkan takdir memimpinmu pulang…
walau perlahan.
(Chorus)
If one day your heart wanders back to me,
ketahuilah—aku masih di sini,
menjaga rindu yang tidak pernah padam.
For no distance can dim the light you once left behind,
dan cinta ini… terus bernyala dalam diam.
(Outro)
And when the silence finally calls your name,
ingatlah… my heart has always kept a place for you.
Always.