INTRO
Bismillah…
Bukan semua medan berdarah
Ada yang lebih berat dari pedang
Medannya di dalam dada
Namanya… jiwa melawan nafsu
VERSE 1
Kami bukan raja bermahkota
Hanya insan penuh cela
Namun kami bangkit setiap fajar
Melawan malas, melawan dusta
Kami jatuh, kami terluka
Bukan oleh musuh di luar sana
Tapi oleh diri yang alpa
Yang lupa arah, lupa tujuan
PRE-CHORUS
Pedang kami adalah doa
Perisai kami adalah sabar
Langkah kecil menuju Tuhan
Lebih berat dari seribu peperangan
CHORUS
Kami mujahideen… di medan jiwa
Berperang dengan diri yang lama
Bukan untuk hancurkan manusia
Tapi untuk membunuh angkara
Kami mujahideen… tanpa sorak
Tiada tepukan, tiada megah
Hanya sujud di sepertiga malam
Menangis agar hati tak rebah
VERSE 2
Ada yang diuji dengan harta
Ada yang tenggelam dalam kuasa
Ada yang kalah pada cinta
Ada yang lupa erti dosa
Setiap orang ada musuhnya
Yang tidak kelihatan mata
Dan kemenangan paling besar
Bila ego tunduk kepada Tuhan
PRE-CHORUS 2
Kami tidak sempurna
Tapi kami terus berjalan
Kerana kalah hari ini
Bukan alasan menyerah selamanya
CHORUS (Ulang)
Kami mujahideen… di dunia fana
Perang paling panjang sepanjang usia
Jika diri mampu kami takluk
Syaitan pun kehilangan senjata
BRIDGE (Spoken / Rap – perlahan)
Bukan semua jihad itu darah
Ada jihad menahan marah
Ada jihad menjaga amanah
Ada jihad memaafkan salah
Yang paling sunyi, paling berat
Melawan diri ketika sendirian
Tiada saksi, tiada pujian
Hanya Tuhan melihat perjuangan
FINAL CHORUS (Naik epik)
Kami mujahideen… bukan legenda
Tiada nama dalam sejarah
Tapi jika hati ini terpelihara
Itulah kemenangan paling indah
Kami mujahideen… sampai mati
Bukan mati di medan senjata
Tapi mati dalam ketaatan
Hidup sebagai hamba yang merdeka
OUTRO
(Instrumental perlahan, azan jauh)
Mujahid sejati…
Bukan yang menakluk dunia,
Tapi yang menakluk dirinya sendiri. 🌙