[Intro]
Ayo kita bicarakan, hatiku terbuka
Saat suara tanya datang silih berganti
Kapan kau jomblo, kapan kau berjanji?
Jiwaku merintih, hati ini bersyair
[Verse 1]
Ma, Pa, ku ingin curhat, ada yang mengganjal
Setiap kali pertanyaan hangat menyergap
"Kapan kau menikah?", kau tahu itu sakit,
Saat kawanku membawa pasangan dengan bangga,
Sementara aku, meringkuk dalam lelah.
[Pre-Chorus]
Ku ingin merasa bahagia, bawa pulang kasih,
Melihat senyum di wajah kalian, oh, kasih sayang ini,
Cucuku bermain di pangkuan,
"Kapan aku berikan itu?", doaku terpanjat.
[Chorus]
Lihatlah aku di kejauhan, merenungi nasib,
Tetes air mata jadi saksi, semua ini pahit
Bila dia bahagia, kumohon izinkan aku,
Menaman harapan untuk hari di depan menanti,
Cinta yang ku impikan, suatu saat kan tiba.
[Verse 2]
Dari jauh ku lihat anak kecil berlari,
Kehangatan senyummu, membayangkan apa yang terjadi,
"Cucu kami, hasil cinta yang suci,"
Ku ucap dalam hati, doaku yang menjadi.
[Pre-Chorus]
Tak ingin menunggu terlalu lama,
Setiap mata yang melihat menambah rasa gundah,
Meletakkan harap di dalam jiwa,
Semoga Tuhan berikan cinta yang sempurna.
[Chorus]
Lihatlah aku di kejauhan, merenungi nasib,
Tetes air mata jadi saksi, semua ini pahit
Bila dia bahagia, kumohon izinkan aku,
Menaman harapan untuk hari di depan menanti,
Cinta yang ku impikan, suatu saat kan tiba.
[Bridge]
Bisa kah kau rasakan?
Cinta yang berlimpah menunggu di dalam hati,
Semua keraguan inilah yang menemani,
Ku janji akan menemukan jalan ini.
[Outro]
Ma, Pa, ini adalah cerita tentang impianku,
Semoga suatu hari, aku bisa membawa kasihku,
Menghadirkan segenap cinta dalam pelukmu,
Satu hari, nanti, semua ini pasti kan terwujud.