Ku berdiri di panggung sandiwara ini
Sorot lampu terarah, hanya padaku sendiri
Semua mata memandang, menghakimi dalam diam
Seolah cerita ini, hanya aku yang ciptakan
Skenario yang terurai, bukan hanya inginku
Ada peran lain bermain, yang tak terlihat olehmu
Namun saat tirai jatuh, dan semua harus usai
Mengapa hanya namaku, yang lantang kau sebutkan?
Jika aku hanya pelakunya, dalam drama yang terjadi
Mengapa kau tak lihat tangan lain, yang ikut menari?
Aku hanya menjalankan, alur yang telah tertulis
Menanggung semua beban, di atas janji yang teriris
Kini, biarlah aku saja, yang menjadi sorotan
Sebagai sang 'pelaku', di akhir setiap kenyataan
Setiap dialog yang terucap, bukan murni dari hati
Ada bisikan di telinga, yang menuntun tanpa henti
Aku mencoba melawan, mencari celah 'tuk lari
Tapi benang takdir ini, terlalu kuat mengikat diri