Di sudut kota ini, di bawah langit kelabu
Aku berdiri sendiri, dengan mimpi yang membeku
Jalan yang kulalui, penuh onak dan duri
Terasa berat melangkah, ingin rasanya berhenti
(Chorus)
Tapi di dalam dada, ada satu api yang membara
Menerangi jalan yang gelap, meski badai menerpa
Takkan kubiarkan bintangku, redup dan menghilang
Akan ku genggam erat, sampai fajar datang
(Verse 2)
Mereka berkata, "Berhenti saja, itu tak mungkin"
Mereka tertawa, melihat langkahku yang letih
Namun suara hatiku, berbisik pelan padaku
"Teruslah melaju, jangan pernah ragu"
(Chorus)
Tapi di dalam dada, ada satu api yang membara
Menerangi jalan yang gelap, meski badai menerpa
Takkan kubiarkan bintangku, redup dan menghilang
Akan ku genggam erat, sampai fajar datang
(Bridge)
Biar lelah, biar jatuh, biar terhempas
Aku tahu, mimpi ini bukan hanya sekadar napas
Ini adalah alasan, untuk terus berdiri tegar
Menyambut pagi yang cerah, walau malam terasa panjang
(Chorus)
Karena di dalam dada, ada satu api yang membara
Menerangi jalan yang gelap, meski badai menerpa
Takkan kubiarkan bintangku, redup dan menghilang
Akan ku genggam erat, sampai fajar datang
(Outro)
Sampai fajar datang...