– Aku]
Kita gak pernah milih terlahir dari mana,
Tumbuh di jalan yang beda arah.
Tapi hatiku gak bisa bohong,
Rasa ini tulus, gak ada salah.
[Verse 1 – Kamu]
Setiap kali aku berdoa dalam caraku,
Aku masih nyebut nama kamu.
Meski tempat kita sembahyang tak sama,
Tapi harapanku tetap satu.
[Chorus – Duet]
Doa kita mungkin beda cara,
Tapi tujuannya masih sama:
Agar kamu bahagia,
Dan aku tetap jadi alas doamu tiap hari.
Kita mungkin gak bisa sejalan,
Tapi bukan berarti cinta kita kurang.
Kalau ini gak bisa sampai akhir,
Setidaknya... kita pernah benar-benar saling.
[Verse 2 – Aku]
Kadang aku iri sama mereka,
Yang bisa gandeng tangan tanpa mikir dunia.
Tapi kamu selalu bilang,
“Cinta itu bukan soal gampang.”
[Verse 2 – Kamu]
Aku juga takut,
Takut harus lepaskan kamu cuma karena aturan.
Tapi lebih takut lagi,
Kalau gak pernah mencoba memperjuangkan.
[Bridge – Duet]
Mungkin kita bukan akhir yang bahagia,
Tapi kita adalah proses yang indah.
Dan kalau nanti kita harus memilih,
Biar cinta ini tetap hidup dalam kenangan paling bersih.
[Chorus – Duet]
Doa kita beda tapi isinya sama,
Minta yang terbaik walau sakit di akhirnya.
Kita udah saling, udah tulus, udah nyata,
Dan itu gak akan pernah sia-sia.
[Outro – Pelan]
Kalau nanti kamu bahagia,
Walau bukan denganku…
Percaya ya…
Di tiap doa terakhirku, masih ada kamu.