dua puluh lima tahun sudah aku hidup dalam penderitaan,
penghinaat dan rasa sakit yang ku alami kini kulepaskan dengan meraih ulurang tangan dari sang malaikat kematian
tertawalah kalia nikmati setiap tetesan penderitaan yang kalian peras dari jiwa dan ragaku,
puas sudahkah kalian menhancurkan impian dan harapan yang ku bawa dari pangkuan ibu ku,
kini aku terbebas dari rasa sakit ku,
semoga dunia baru yang ku tatap akan merangkul tubuh letih ku,
tertawalah kalian nikmati setiap tetesan penderitaan yang kalian peras dari jiwa dan ragaku
sampai jumpa di pengadilan abadi,
aku akan datang menyambut dengan wajah bahagia