[Intro - Petikan gitar akustik + ambient pad + slide guitar pelan]
“Kupikir, cinta sejati butuh waktu…
Sembilan tahun… ternyata bukan jaminan.”
[Verse 1]
Langkah kita pernah satu arah
Kau bilang aku cahaya di gelapmu
Kita susun harapan perlahan
Tapi kenapa kini tinggal debu?
[Instrumen ringan: gitar akustik + bass halus + kick pelan]
[Pre-Chorus]
Ada bisik di matamu
Yang tak lagi jujur padaku
Kau sembunyikan cinta
Di balik kata yang tak bermakna
[Chorus]
Bukan akhirnya begini, bukan begini
Setelah sembilan tahun ku genggam janji
You said “forever” like it’s poetry
Tapi semua palsu—kau tinggalkan aku sepi
Bukan akhirnya begini… ku sendiri
[Instrumen naik: drum masuk penuh, gitar elektrik clean masuk dengan riff lembut]
[Drop]
[Verse 2]
Tak ada lagi canda di pagi
Kau pulang larut dengan seribu alibi
Aku tahu, aku rasa
Cintamu tak pulang bersama
[Pre-Chorus 2]
Tak bisa lagi ku tutup mata
Jejakmu tak pandai menyembunyikan luka
Bahkan diam pun bersuara
Tentang siapa yang kini kau cinta
[Chorus]
Bukan akhirnya begini, bukan begini
Kupikir kita akan tua dan abadi
You held my hand, now you’re letting go
Sembilan tahun, hanya tinggal bayang bayangmu
Bukan akhirnya begini… ku sendiri
[Bridge]
I gave my soul, I gave my time
But love should never feel like crime
Bila akhirnya kau temukan dia…
Jangan pernah kembali padaku
[Final Chorus – powerful & emosional]
Bukan akhirnya begini, bukan begini
Ku relakan meski hatiku perih
You said forever, now I finally see
Bukan aku yang kau mau selama ini
Bukan akhirnya begini… tapi ku pergi
[Outro – fade out, gitar akustik & slide]
“Terima kasih… untuk luka yang abadi…”