Di tengah malam, hati bergetar,
Cinta satu pihak, terasa pahit dan samar.
Mengharapkan sinar, dalam gelap yang pekat,
Menunggu harapan, yang tak kunjung berkat.
Cinta ini seolah, tak terbalas kembali,
Menunggu dengan sabar, meski hati terbagi.
Setiap detik berlalu, rasa ini menguat,
Membuatku bertahan, walau terasa berat.
Oh, cinta satu pihak, penuh harapan dan duka,
Mencari yang tak pasti, dalam jiwa yang luka.
Namun meski sulit, aku takkan menyerah,
Karena dalam cinta, ada keindahan yang tersisa.
Melangkah dalam bayang, tak tahu arah tujuan,
Setiap senyumanmu, memberi ku harapan.
Walau tak terucap, rasa ini mendalam,
Cinta satu pihak, menunggu sebuah jawaban.
Janganlah kau pergi, biarkan aku berikan,
Segala rasa ini, meski tanpa balasan.
Dalam kesunyian, aku kan tetap berdiri,
Menanti saat, kau mengerti isi hati.
Cinta satu pihak, seperti cahaya rembulan,
Indah namun sepi, dalam kegelapan.
Namun ku percaya, cinta tetap ada,
Walau tak terbalas, di dalam jiwa.