[Intro]
Kita berdiri di dua jalan yang berbeda
Kelopak harapan terhempas angin kecewa
[Verse 1]
Di sisi lain aku bangga melihatnya
Tersenyum bahagia, cintanya bersinar
Namun hatiku meronta meratapi semua ini
Dua sisi bercerita, tapi sepi membelenggu hati
[Pre-Chorus]
Tak pernah terbayang, perasaanku ini
Menanti cinta yang tak kunjung pasti
Setiap sapaan, dia bandingkan kita
Kisahku meredup, sementara dia bersinar
[Chorus]
Cinta itu cepat, seolah tak terduga
Meninggalkan jejak luka ini semakin membara
Ku harap suatu saat, waktu mengerti
Mengapa jiwaku tak kunjung mendapati
[Verse 2]
Setiap kali aku teringat saat-saat indah
Senyum kita berdua, bercerita hingga pagi menjelang
Namun di sudut hati, ada rasa cemburu
Saat dia bercerita tentang cintanya yang baru
[Pre-Chorus]
Dustin dan cahaya, bertemu dalam bayangan
Satu langkah menuju, satu dalam keinginan
Setiap bandingan, bagai pisau tajam
Membelah hatiku tanpa ampun, oh hariku kelam
[Chorus]
Cinta itu cepat, seolah tak terduga
Meninggalkan jejak luka ini semakin membara
Ku harap suatu saat, waktu mengerti
Mengapa jiwaku tak kunjung mendapati
[Bridge]
Oh, ada saatnya kita bersama lagi
Saat aku bisa memulai cinta yang hakiki
Meninggalkan jejak kelam pelan-pelan
Menemukan kembali cahaya di ujung harapan
[Chorus]
Cinta itu cepat, seolah tak terduga
Meninggalkan jejak luka ini semakin membara
Ku harap suatu saat, waktu mengerti
Mengapa jiwaku tak kunjung mendapati
[Outro]
Di sisi lain aku belajar menerima,
Cinta bisa datang dan pergi begitu saja
Namun satu hal yang selalu ku ingat,
Cintaku padamu takkan pudar walau terpisah jarak.