[Instrumental]
[Chorus]
Taktik, lirik, penuh dengan lojik,
Ayat ku baling penuh fantastik,
Langkah ku padat, bukan plastik,
Flow ku syahdu penuh kritik,
Dengan nada secara bombastik,
Bila ku buka bicara, jangan panas,
Beat jadi habuan bila flow mengganas,
Aku bebas — aku patriotik.
Rasis, fasis, narsisis, fasik, spastik
Tipikal egotistikal dasar dajal hipokritikal
---
[Verse 1]
Ayat ku glow tak perlu gimmick,
Bakar mic macam renjat elektrik,
Lirik ku berputar macam jam klasik,
Kata ku pukul — bukan sekadar romantik.
Aku bukan simbol yang pasif,
Tiap baris berdiri aktif,
Aku bersuara walau sistem reaktif,
Terapung di arus macam spektrum tak statik.
Tak reti tundok pada retorik politik,
Tak sudi ikut rentak yang hipokrit,
Lidah ku tajam penuh dengan kritik,
Bila ku flow — panggung pun jadi panik.
---
[Chorus – Ulang]
Taktik, lirik, penuh dengan lojik,
Ayat ku baling penuh fantastik,
Langkah ku padat, bukan plastik,
Flow ku syahdu penuh kritik,
Dengan nada secara bombastik,
Bila ku buka bicara, jangan panas,
Beat jadi habuan bila flow mengganas,
Aku bebas — aku patriotik.
Rasis, fasis, narsisis, fasik, spastik
Tipikal egotistikal dasar dajal hipokritikal
---
[Verse 2]
Aku melawan bukan kerana slogan,
Tapi sebab diam buat hidup makin beban,
Mereka jual mimpi atas pentas wacana,
Tapi reality ? Kau kerja sampai gila.
Aku bukan hero yang mereka lukis,
Tapi aku pena yang mereka tak tulis,
Suara ini bukan untuk bermanja,
Tapi untuk jiwa yang lama terpenjara.
Dunia palsu penuh perhatian,
Aku diam — tapi kata ku hantam,
Ramai bising tapi kosong dalam,
aku buktikan — bukan sekadar dendam.
---
[Chorus]
Taktik, lirik, penuh dengan lojik,
Ayat ku baling penuh fantastik,
Langkah ku padat, bukan plastik,
Flow ku syahdu penuh kritik,
Dengan nada secara bombastik,
Bila ku buka bicara, jangan panas,
Beat jadi habuan bila flow mengganas,
Aku bebas — aku patriotik.
Rasis, fasis, narsisis, fasik, spastik
Tipikal egotistikal dasar dajal hipokritikal
---
[Outro]
Bukan suara dari trend,
Tapi suara dari hati yang mati tengah memerhati
Apa Yang kau dengar hari ni —
Adalah parut dari luka yang belum sembuh
Kata-kata jadi pelita,
Saat gelap memeluk dada.
Aku bukan bayang,
Tapi cahaya dari luka.