[Verse 1]
Di pagi yang sunyi, langkahku tertata
Tiap jejak di tanah, ada cita yang nyata
Berseragam cokelat, berbalut harapan
Ada peluit kecil di saku kananku kawan
[Verse 2]
Ia bukan sekadar benda logam
Tapi suara panggil untuk tanggung jawab
Dari api unggun sampai tali temali
Peluit ini saksi tiap janji yang kuberi
[Chorus]
Peluit kecil di saku kanan
Temani langkahku di jalan panjang
Suara nyaringmu panggil ingatan
Tentang janji satya dan darma yang tak hilang
[Verse 3]
Kita berbaris di bawah mentari
Langkah serempak dalam harmoni
Dengarlah peluit, seruan bersatu
Membentuk jiwa yang teguh dan jitu
[Bridge]
Setiap sempritmu adalah isyarat
Untuk terus maju, jangan pernah penat
Walau rintangan datang menghadang
Peluit kecilku tetap berdendang
[Chorus]
Peluit kecil di saku kanan
Temani langkahku di jalan panjang
Suara nyaringmu panggil ingatan
Tentang janji satya dan darma yang tak hilang
[Verse 4]
Dalam perkemahan malam yang hening
Kudengar kau bersuara tenang dan bening
Kau tak berkata, tapi penuh arti
Mengingatkanku jadi pribadi sejati
[Chorus – Akhir]
Peluit kecil di saku kanan
Tanda setia yang takkan lenyap zaman
Meski waktu terus bergulir perlahan
Kau tetap ada di setiap perjalanan
[Outro – Spoken softly or sung pelan]
Peluit kecil… di saku kanan…
Teman setia… Pramuka sejati…