[Intro – Soft Piano Strings]
[Verse 1 - Light piano arpeggios, Subtle strings and Gentle acoustic guitar]
Dalam sepi ku menanti,
Bayang mu hadir dalam mimpi,
Setiap detik, setiap waktu,
Hati ini hanya untuk mu.
[Pre-Chorus – Kick drum heartbeat style, Electric guitar, Subtle snare rolls]
Kau bagaikan bintang di malam ku,
Menerangi gelap yang membelenggu,
Dengan senyum mu yang menenangkan,
Kau sembuhkan luka yang terpendam.
[Chorus – Big drums with stadium-style reverb, Layered electric guitars clean and distorted]
Selamanya cinta, hanya untuk mu,
Tak kan ku lepaskan walau waktu berlalu.
Janji ku genggam, setia ku padu,
Kau dan aku, sampai ke hujung waktu.
[Verse 2 – Acoustic rhythm guitar, bass, Drums with a laid back groove]
Ku tak perlukan kata indah,
Cukup tatap mu yang jujur dan pasrah,
Cinta ini bukan sekadar rasa,
Tapi jiwa yang bersatu selamanya.
[Pre-Chorus – Kick drum heartbeat style, Electric guitar, Subtle snare rolls]
Kau bagaikan bintang di malam ku,
Menerangi gelap yang membelenggu,
Dengan senyum mu yang menenangkan,
Kau sembuhkan luka yang terpendam.
[Chorus – Big drums with stadium-style reverb, Layered electric guitars clean and distorted]
Selamanya cinta, hanya untukmu,
Takkan ku lepaskan walau waktu berlalu.
Janji ku genggam, setia ku padu,
Kau dan aku, sampai ke hujung waktu.
[Bridge – Solo piano and cello, Stripped Down, Emotional Climax]
Jika dunia terhenti esok,
Cinta ku tetap takkan hilang,
Biarlah jasad menjadi debu,
Roh ku tetap bersama mu.
[Final Chorus – All instruments, ending with soft acoustic guitar fade]
Selamanya cinta, tak kan terganti,
Hanya kau yang ada dalam hati.
Satu dalam doa, satu dalam rasa,
Cinta kita... selamanya.