(Verse 1)
Di balik senyummu yang telah pergi,
Terukir bayang-bayang dalam hati.
Setiap detik mengingatkan kita,
Jejak cinta dalam luka.
Kau pergi tanpa jejak, meninggalkan hati ini,
Kesepian menyelimuti, Kesunyian Menguasai.
(Chorus)
Oh... kehadiranmu, kini hanya angin,
Membawa semua rasa, pergi jauh dariku.
Ketika bayangmu masih menghantui langkah,
Kini aku berjalan, tanpa cinta, tanpa Arah.
(Verse 2)
Seribu kenangan bertabur,
Dalam setiap malam yang kabur.
Ku merindukan tawa dan senda,
Kini sunyi tiada suara.
Setiap sudut kota, terlukis ceritamu,
Di sini aku merana, mengingat Janji Palsu.
Sisa-sisa rasa, tersisa dalam diri,
Namun waktu takkan balas, semua yang Telah Terbatas.
(Chorus)
Oh... kehadiranmu, kini hanya angin,
Membawa semua rasa, pergi jauh dariku.
Ketika bayangmu masih menghantui langkah,
Kini aku berjalan, tanpa cinta, tanpa Arah.
(Bridge)
Mungkin suatu saat, kita bertemu lagi,
Di tempat yang berbeda, tanpa rasa Lagi.
Namun kini ku terima, luka ini Bertandang,
Melangkah dalam sepiku, menanti cahaya datang.
Langkah ini terasa berat,
Keberadaanmu, satu harapan terpendam.
Kehilangan adalah pelajaran,
Cinta abadi tak akan padam.
(Outro)
Selamat tinggal kasih, jalan kita berpisah,
Meski hati ini tetap, menunggu sebuah harap.
Kehilangan ini, akan jadi pelajaran,
Untuk ku terus melangkah, meski tanpa dirimu.
Walau waktu terus berlalu,
Cintamu kan selalu bersatu.
Dalam hening, ku menanti,
Satu hari kita kan bertemu lagi.
(Repeat Chorus, Fade Voice)