Intro – bisikan perlahan)
Di balik dinding…
Ada suara memanggil namamu…
Diam… dengar…
(Verse 1)
Langkah malam makin dekat,
Angin mati tak bergerak,
Bayang panjang atas tanah,
Tapi tiada siapa di belakang.
(Pre-Chorus)
Pintu bergetar sendiri,
Lilin padam tak bertiup angin,
Aku rasa sesuatu berdiri,
Dekat… sangat dekat… di sini.
(Chorus)
Bayang itu memanggil namaku,
Berulang kali dari arah gelap.
Tangannya sejuk mencengkam bahuku,
Tapi bila toleh — kosong… hilang… senyap.
(Verse 2)
Tangga tua berbunyi retak,
Seolah ada yang turun perlahan,
Cermin retak bergetar kuat,
Dan ada senyum… bukan dari bayangku.
(Pre-Chorus 2)
Darah jadi beku tiba-tiba,
Suara lirih mendayu memanggil,
“Pulang… pulang…”
Tapi aku tak pernah kenal suara itu.
(Chorus)
Bayang itu memanggil namaku,
Berulang kali dari arah gelap.
Tangannya sejuk mencengkam bahuku,
Tapi bila toleh — kosong… hilang… senyap.
(Bridge – bunyi seret / bisikan)
Seret… seret…
Ada yang merangkak dari bawah ranjang…
Jangan pandang… jangan pandang…
Sebab bila kau nampak…
Ia akan ikut… sampai kau tidur buat selamanya.
(Final Chorus – lebih kuat & menekan)
Bayang itu kini di belakangku,
Nafasnya dekat, menyentuh tengkuk.
Aku menjerit tapi suara tak keluar,
Gelap menelan…
Dan bayang itu ambil aku pulang.