[Verse]
Di pojok kantin sekolah yang riuh
Secangkir kopi tersenyum lugu
Sepotong roti menemani hariku
Dunia kecilku terasa syahdu
[Verse 2]
Gurauan teman seperti melodi
Tawa pecah bagai harmoni pagi
Kopi hangat diam-diam membisik
"Sabarlah kamu untuk mimpi-mimpi"
[Chorus]
Oh secangkir kopi bicara
Sepotong roti penuh rasa
Dalam kesederhanaan ini
Aku menemukan arti diri
[Bridge]
Kursi kayu tua menjadi saksi
Bahwa kecil itu bukan berarti sepi
Hangat genggaman cangkir di jari
Mengingatkan aku untuk berdiri
[Verse 3]
Roti terakhir kini habis sudah
Wajah-wajah riang mulai berubah
Namun aroma kopi tetap bertahan
Meninggalkan jejak di ingatan
[Outro]
Di pojok kantin ini aku temukan
Bahwa mimpi besar datang dari kesederhanaan
Secangkir kopi sepotong roti
Cerita hidup bermula di sini