[Intro]
Ketika hidup tidak seperti yang diinginkan,
Sebuah suara di hati, terus berdentang.
[Verse 1]
Kekiri dihajar pikiran,
Gelap melingkupi, tak tahu arah,
Kekanan dihajar kepastian,
Tapi semua ini, menuntut kita berlari.
[Pre-Chorus]
Kedepan dihajar masa depan,
Mimpi terbang tinggi, seperti layang-layang.
Kebelakang dihajar omongan,
Semua kata yang tajam, menempel di ingatan.
[Chorus]
Bukan hal yang mudah, bilang pada hati,
Takdir kadang terasa berat untuk dilalui.
Tapi kita tetap berdiri, teguhkan langkah,
Membalikan arah, terhadap badai yang ada.
[Verse 2]
Ketika kanan dihajar harapan,
Cahaya pelan, seakan menanti langkah.
Kekiri dihajar penentuan,
Di antara pilihan, kita coba menilai.
[Pre-Chorus]
Kedepan dihajar penolakan,
Namun semangat tak pernah surut dalam jiwa.
Kebelakang dihajar penerimaan,
Mengingat semua luka, kita terus melangkah.
[Chorus]
Bukan hal yang mudah, bilang pada hati,
Takdir kadang terasa berat untuk dilalui.
Tapi kita tetap berdiri, teguhkan langkah,
Membalikan arah, terhadap badai yang ada.
[Bridge]
Jangan ragu untuk bertahan,
Dalam gelap, ada harapan.
Setiap langkah, pelajari,
Bukan hanya tentang seberapa jauh, tapi arti.
[Outro]
Ketika hidup berjalan tak terduga,
Kita temukan cara, senyuman yang terlahir.
Kekalahan bukan akhir dari cerita,
Dengan hati yang berani, kita kan menang lagi.