(Intro)
(Musik perlahan, senandung lembut, atau petikan gitar/piano tunggal yang menenangkan)
Di dalam hening, hati berbisik doa,
Mengangkat syukur atas anugerah terindah.
Ada sosok hadir penuh makna,
Menebar damai, menumbuhkan gairah.
Untuknya, kami persembahkan segenap harap,
Sebuah untaian kata dari lubuk hati yang terdalam...
(Transisi musik mulai naik ke Bait 1)
(Bait 1)
Di bawah naungan cinta dan iman,
Romo melangkah dengan kerendahan hati.
Jejak pengabdian takkan terhapuskan,
Menjadi pelita di gelapnya sepi.
Setiap sabda bagai embun pagi,
Menyegarkan jiwa, menenangkan diri.
(Pre-Chorus)
Kami panjatkan doa dalam sunyi,
Untuk sang Gembala yang tulus mengasihi.
Semoga kekuatan selalu menyelimuti,
Menjauhkan resah dari setiap hari.
(Chorus)
Romo Purwanto, harta yang tak ternilai,
Doa kami: Sehat selalu, kuat tak terperi.
Diberkahi kebahagiaan yang tak lekang,
Di setiap nafas, di setiap detik hari.
Semoga sukacita abadi selalu menyertai.
(Bait 2)
Waktu bergulir, Romo tetap setia,
Menjadi mercusuar bagi yang tersesat.
Senyum teduh penuh wibawa,
Menarik kami kembali pada jalan yang tepat.
Pengorbananmu adalah saksi sejati,
Cerminan kasih yang tak pernah berhenti.
(Pre-Chorus)
Kami panjatkan doa dalam sunyi,
Untuk sang Gembala yang tulus mengasihi.
Semoga kekuatan selalu menyelimuti,
Menjauhkan resah dari setiap hari.
(Chorus)
Romo Purwanto, harta yang tak ternilai,
Doa kami: Sehat selalu, kuat tak terperi.
Diberkahi kebahagiaan yang tak lekang,
Di setiap nafas, di setiap detik hari.
Semoga sukacita abadi selalu menyertai.
(Bridge)
Tuhan, jaga hamba-Mu yang mulia,
Lindungi langkahnya dari segala duka.
Berikan anugerah dan cahaya,
Agar ia terus menjadi berkah bagi sesama.
(Outro)
Sehat selalu, Romo Purwanto.
Penuh kedamaian dan kebahagiaan.