(Intro - 0:00 - 0:45)
(Alunan piano yang sangat pelan dan melankolis, disusul gesekan cello yang pilu)
(Verse 1 - 0:45 - 1:30)
Di persimpangan sunyi, kumasih berdiri
Mengenang tawa yang kini jadi duri
Kau langit ketujuh, aku bumi yang retak
Cinta ini ilusi, hatiku terpetak
Setiap tatapanmu, bagai pisau bermata dua
Mengingatkanku, siapa diriku sebenarnya
Tak pantas kumiliki, walau sedetik saja
Kau berlian murni, aku debu di jendela
(Pre-Chorus - 1:30 - 2:00)
Bukan tak cinta, justru terlalu cinta
Hingga kusadari, ini semua sia-sia
Dunia kita berbeda, takdir terpisah jauh
Perasaan ini, hanya bayangan semu
(Chorus - 2:00 - 2:45)
Cinta ini hanya ilusi, takkan pernah nyata
Dirimu terlalu tinggi, aku terlalu rendah
Bagai mimpi buruk yang tak kunjung usai
Di relung hati, pilu ini kekal abadi
Kau bukan milikku, dan takkan pernah bisa
Kasta memisahkan, menyisakan duka lara
(Verse 2 - 2:45 - 3:30)
Orang tuamu berbisik, kata-kata tajam
Membunuh harapanku, di malam yang kelam
"Dia tak selevel, lupakan saja dia"
Kalimat itu menghantam, tanpa ampun di dada
Kusimpan rapat rasa, di balik senyuman palsu
Menahan tangis yang kini membeku
Kau segalanya bagiku, tapi aku bukan apa-apa
Harus kurelakan, walau jiwa merana
(Pre-Chorus - 3:30 - 4:00)
Bukan tak cinta, justru terlalu cinta
Hingga kusadari, ini semua sia-sia
Dunia kita berbeda, takdir terpisah jauh
Perasaan ini, hanya bayangan semu
(Chorus - 4:00 - 4:45)
Cinta ini hanya ilusi, takkan pernah nyata
Dirimu terlalu tinggi, aku terlalu rendah
Bagai mimpi buruk yang tak kunjung usai
Di relung hati, pilu ini kekal abadi
Kau bukan milikku, dan takkan pernah bisa
Kasta memisahkan, menyisakan duka lara
(Instrumental Bridge & Klimaks - 4:45 - 5:30)
(Musik memuncak dengan dentuman drum pelan, biola meraung, dan piano yang semakin cepat, menggambarkan puncak kepedihan dan keputusasaan)
(Bridge - 5:30 - 6:00)
Ku lepaskan dirimu, walau sakitnya luar biasa
Biarlah kumenyendiri, menanggung semua dosa
Dosa mencintaimu, yang tak pantas kumiliki
Pergi menjauh, kubawa hati yang mati
(Outro - 6:00 - Selesai)
(Musik mereda, kembali ke piano tunggal yang sangat pelan)
Hanya ilusi... cinta ini ilusi...
Takkan nyata... takkan pernah...
Aku tak pantas... tak pantas untukmu...
Selamat tinggal... kasih yang semu...
(Petikan piano terakhir, sunyi)