(Verse 1)
Biarkan ku sendiri, jangan kau risau lagi,
Langkahku perlahan, tak kembali.
Cinta yang terakhir, cukup di hati,
Tak harus bersama, tapi pernah berarti.
(Pre-Chorus)
Usia menua, tubuh pun lelah,
Tapi cinta tak pernah menyerah.
(Chorus)
Kenang aku di doa, saat malam mereda,
Saat bintang redup, bisikkan namaku saja.
Di akhir cerita, ku relakan semua,
Hati telah tertutup, tanpa luka, tanpa nestapa.
(Verse 2)
Titik noktah jatuh, perlahan ku undur diri,
Tak ingin jadi beban di hari-harimu nanti.
Bukan tak cinta, bukan menyerah,
Hanya waktuku telah tiba.
(Pre-Chorus)
Jangan tangisi, jangan sesali,
Biarkan kenangan jadi pelangi.
(Chorus)
Kenang aku di doa, di antara sunyi,
Saat hujan turun, sebut namaku perlahan.
Di akhir usia, ku tutup mata bahagia,
Hati telah tertutup, tapi penuh cinta.
(Bridge)
Jika nanti kau temui yang baru,
Jangan ragu membuka hatimu.
Ku bahagia meski tak bersamamu,
Cinta ini telah cukup utuh.
(Final Chorus)
Kenang aku di doa, bukan dalam duka,
Tersenyumlah untuk semua yang pernah ada.
Cinta yang terakhir, biar aku pergi,
Titik noktah ini... penuh arti.
(Outro)
Biarkan ku sendiri, tenang ku pergi,
Kenang aku… di dalam doa yang suci.