Saat mentari mula menyapa,
Wajahmu hadir dalam bayangan,
Biar waktu terus berlalu,
Namamu tetap di hatiku.
Di setiap langkah ku tempuhi,
Kau jadi kekuatan dalam diri,
Tak pernah lelah ku menanti,
Hadirmu mengisi sepi.
Kau yang terindah bagi diriku,
Tiada yang mampu menggantikanmu,
Dalam diam, dalam doaku,
Namamu selalu di bibirku.
Kau cahaya dalam gelapku,
Kau tenang dalam ribut hatiku,
Cinta ini takkan pudar,
Kau yang terindah selamanya.
Malam sunyi ku masih terjaga,
Terbayang senyumanmu yang indah,
Bersama bintang ku berbicara,
Tentang cinta yang tak pernah reda.
Biarlah dunia terus berputar,
Hatiku tetap untukmu bersandar,
Walau ujian datang menghambat,
Setia ini tidak akan rapuh.
Kau yang terindah bagi diriku,
Tiada yang mampu menggantikanmu,
Dalam diam, dalam doaku,
Namamu selalu di bibirku.
Kau cahaya dalam gelapku,
Kau tenang dalam ribut hatiku,
Cinta ini takkan pudar,
Kau yang terindah selamanya.
Andai esok kita berjauhan,
Kenangan ini akan jadi pelukan,
Aku simpan dalam jiwa,
Semua kisah tentang kita.
Takdir mungkin belum bersatu,
Namun cintaku tetap bersatu,
Dalam mimpi kita bertemu,
Menyulam kasih yang tak berlalu.
Andai masa boleh ku ulang,
Aku tetap akan memilihmu,
Dalam suka, dalam duka,
Kau tetap satu dalam jiwa.
Kau yang terindah, tak terganti,
Dalam hidup dan juga mati,
Ku bersyukur setiap hari,
Kerana pernah kau hadir di sisi.