[Verse 1]
Kelak, maukah kau tetap bersamaku?
Saat langkahku perlahan, tak sekuat dulu
Saat senyumku tak lagi sempurna
Tapi cinta di dada, tetap sama, tak berubah
[Pre-Chorus]
Bukan rupa yang kuharap abadi
Tapi rasa yang tak pernah pergi
[Chorus]
Maukah kau tetap memanggilku “sayang”?
Saat rambutku memutih dan tak beraturan
Sudikah kau peluk tubuhku yang melemah
Dengan cinta setia, tak pernah pudar?
Kelak… bila kita ditakdirkan bersama
[Verse 2]
Jika wajahku tak lagi bersinar
Dan waktu tinggalkan jejak di kulitku
Masihkah kau genggam tanganku
Dengan hangat, seperti dulu?
[Pre-Chorus]
Bukan rupa yang kuharap abadi
Tapi rasa yang tak pernah pergi
[Chorus]
Maukah kau tetap memanggilku “sayang”?
Saat waktu mengubah rupa dan raga
Sudikah kau tetap mencintaiku
Dengan hati, bukan hanya mata?
Kelak… saat kita menua bersama
[Bridge]
Jika hari nanti datang perlahan
Dan dunia kita mulai meredup
Aku hanya ingin tahu satu hal,
Masihkah kamu, aku peluk?
[Final Chorus]
Maukah kau tetap memanggilku “sayang”?
Saat semua berubah, tak lagi sempurna
Sudikah kau jadi rumah terakhirku
Tempatku pulang, di ujung usia?
Kelak… bila cinta ini abadi selamanya...
[Outro]
Kelak...
Biar cinta ini tumbuh dalam senja
Menua bersamamu… selamanya