[Verse 1]
Aku mencintaimu tanpa suara,
Seperti embun yang jatuh tanpa jejak,
Seperti angin yang menyentuh tanpa genggam,
Hadir, namun tak pernah benar-benar kau rasa.
[Pre-Chorus]
Aku mencintaimu dalam sunyi,
Menitipkan rindu pada langit senja,
Menyembunyikan namamu dalam doa,
Menjaga perasaan yang tak berani meminta.
[Chorus]
Tak ada kata yang berani terucap,
Tak ada langkah yang berani mendekat,
Hanya tatapan yang sesekali mengungkap,
Betapa hatiku terikat tanpa syarat.
[Verse 2]
Jika cinta ini hanya bisa kusimpan,
Biarlah ia tetap tumbuh tanpa kau tahu.
Sebab mencintaimu, meski dalam diam,
Adalah bahagiaku yang tak perlu alasan.
[Pre-Chorus]
Aku mencintaimu dalam sunyi,
Menitipkan rindu pada langit senja,
Menyembunyikan namamu dalam doa,
Menjaga perasaan yang tak berani meminta.
[Chorus]
Tak ada kata yang berani terucap,
Tak ada langkah yang berani mendekat,
Hanya tatapan yang sesekali mengungkap,
Betapa hatiku terikat tanpa syarat.
[Bridge]
Dalam setiap detik yang berlalu,
Cinta ini tak pernah pudar,
Meski kau tak pernah tahu,
Aku tetap mencintaimu, dalam diam yang abadi.
[Chorus]
Tak ada kata yang berani terucap,
Tak ada langkah yang berani mendekat,
Hanya tatapan yang sesekali mengungkap,
Betapa hatiku terikat tanpa syarat.
[Outro]
Meski cinta ini tersembunyi,
Ia tumbuh tanpa henti,
Tak bersuara, tak memaksa,
Namun tulus adanya, selamanya.