(Verse 1)
Di lembah kelam, jiwa terbelenggu dosa
Terjerat dalam fatamorgana, dunia yang fana
Hati terpenjara, oleh nafsu yang membara
Merintih dalam sepi, mencari makna yang nyata
(Chorus)
Namun cahaya Ilahi, menerangi kegelapan
Membuka tabir hati, menyingkap kebenaran
Kini ku sedar, dari mimpi yang semu
Ku ingin berubah, menuju jalan yang abadi
(Verse 2)
Dulu ku terlena, dalam lautan ilusi
Mengejar fatamorgana, yang tak pasti
Kini ku temukan, kompas kehidupan
Menuju hakikat diri, dalam renungan dan kesunyian
(Chorus)
Cahaya Ilahi, membimbing langkahku
Meniti jalan lurus, meninggalkan jejak kelamku
Ku tanggalkan topeng dosa, yang menutupi wajahku
Ku sambut fajar baru, dengan hati yang tulus dan syahdu
(Bridge)
Bagai bunga teratai, yang mekar di tengah lumpur
Ku bangkit dari kejatuhan, menuju cahaya yang agung
Ku basuh jiwa dan raga, dengan air mata taubat
Mengharap keampunan, dari Sang Maha Pengampun
(Chorus)
Cahaya Ilahi, menuntunku ke jalan terang
Meninggalkan kegelapan, yang dulu menyesatkan
Ku bebaskan diri, dari belenggu duniawi
Menuju keabadian, dalam naungan Ilahi
(Outro)
Perjalanan ini, penuh liku dan cobaan
Namun ku yakin, dengan iman sebagai pegangan
Ku kan gapai ridho-Mu, ya Ilahi Rabbi
Dalam setiap langkahku, menuju keabadian sejati.