(Verse 1)
Di lantai dingin, pecahan berserakan
Cermin yang retak, pantulkan kenangan
Wajah yang dulu, penuh dengan senyum
Kini terpancar, luka yang terpendam
(Chorus)
Pecahan cermin, simbol kehancuran
Hati yang terluka, penuh kepedihan
Ku coba rangkai, namun tak sempurna
Kenangan indah, kini hanyalah noda
(Verse 2)
Setiap serpihan, menyimpan cerita
Tentang cinta yang hilang, dan janji dusta
Bayangan diriku, terpecah belah
Hilang arah, dalam labirin resah
(Chorus)
Pecahan cermin, simbol kehancuran
Hati yang terluka, penuh kepedihan
Ku coba rangkai, namun tak sempurna
Kenangan indah, kini hanyalah noda
(Bridge)
Mungkin tak mudah, menyatukan kembali
Namun ku coba, merangkai hari
Dengan harapan, akan ada pelangi
Setelah badai, menghampiri diri
(Chorus)
Pecahan cermin, simbol kehancuran
Hati yang terluka, penuh kepedihan
Ku coba rangkai, namun tak sempurna
Kenangan indah, kini hanyalah noda
(Outro)
Pecahan cermin, biarlah berserakan
Sebagai pengingat, akan masa kelam
Ku coba bangkit, menjadi lebih kuat
Menyambut mentari, dengan semangat