[Intro]
Bangkit dari gema gemuruh, suara yang terlupakan
Kita berdiri di antara reruntuhan janji, menatap kehancuran
[Verse 1]
Di balik seribu kata manis, terselip kebohongan
Menggenggam harapan saat tangan mereka merobek cita-cita
Janji demokrasi hanyalah lagu lama, tak lagi nyata
Kita terjebak di simfoni tirani, nada sumbang menyiksa jiwa
[Pre-Chorus]
Apakah kau dengar, ratapan yang tak terdengar?
Kebohongan berbalut suara, kepalsuan yang memenuhi udara
[Chorus]
Simfoni tirani, langkah kita terguncang
Berteriak dalam keheningan, melawan kekuasaan yang sombong
Membakar harapan yang dulu kita simpan
Ini waktu untuk bangkit, lawan sisi kelam mereka
[Verse 2]
Mereka berbisik tentang kebebasan, sementara menelan kekuasaan
Menggunakan kata demokrasi sebagai topeng, menekan dengan kekuatan
Cahaya keadilan semakin redup, terpuruk dalam kegelapan
Hilangnya idealisme di balik tirai tipu daya, biarkan aku menangis
[Pre-Chorus]
Apakah kau dengar, ratapan yang tak terdengar?
Kebohongan berbalut suara, kepalsuan yang memenuhi udara
[Chorus]
Simfoni tirani, langkah kita terguncang
Berteriak dalam keheningan, melawan kekuasaan yang sombong
Membakar harapan yang dulu kita simpan
Ini waktu untuk bangkit, lawan sisi kelam mereka
[Bridge]
Dalam kekosongan, ada deru kemarahan
Kita bukan boneka dalam sandiwara kebohongan
Suara kita adalah gelombang yang tak terbendung
Menghancurkan tirai keserakahan, mencari keadilan
[Outro]
Kebohongan ini tak akan bertahan lama
Kita akan nyalakan kembali cahaya demokrasi
Simfoni rakyat, melawan tirani yang menindas
Kita bangkit dan berjuang, keadilan akan kembali muncul kembali