[Intro]
Siang terik, panas sinar mentari
Kopi di gelas, teman setia
Lewat jalanan, lapang di hati
Saatnya berhenti, sejenak berseri
[Verse 1]
Lapang jalan, motor melaju perlahan
Hidung terasa, udara berdebu menyesakkan
Di warung pinggir jalan, duduk santai
Kopi kapal Api, menghangatkan hati
[Pre-Chorus]
Ngobrol gokil, lawak tanpa henti
Semangat membara, meski kulit gosong
Mencari tawa, mengusir lelah
Hidup ini, perjuangan nyata
[Chorus]
Bersama kita berjuang, demi keluarga di rumah
Goresan sinar matahari, buat kulit makin gelap
Tapi jiwaku, tetap mengangkat semangat
Tiada hari tanpa harapan, kita terus berjuang
[Bridge]
(Gugador permainan falsetto suling; kendang dan tabla mengiringi)
Inspirasiku, datang dari tawa dan harapan
Cerita dan guyonan, membuat penat hilang
memulai langkah, iringi perjuangan
[Segment Rap]
Di jalanan panas, kita tetap tegar
Ngumpulin mimpi, di tengah debu berkabut
Tak peduli kulit terbakar, semangat tetap memancar
Harta sejati, keluarga di hati, itu yang utama
[Outro]
Sore melukis langit, warna jingga
seruput kopi terakhir, senyum terukir di wajah
Sambil bercengkerama, lupakan sejenak
Lelah hari, besok kita bangkit lagi