[Guitar Intro]
[Verse 1 – Male]
Aku hanya perahu di laut kecewa
Tanpa sauh emas, tanpa pelabuhan megah
Saat angin memilih layar yang lain
Aku belajar karam tanpa bising
[Verse 2 – Female]
Aku burung dilepas dari sangkar doa
Terbang bukan atas kehendak jiwa
Sayapku indah di mata dunia
Namun arahku ditentukan langit yang tua
[Pre-Chorus – Male]
Bukan semua yang singgah
Dicipta untuk berlabuh
[Pre-Chorus – Female]
Bukan semua yang dicinta
Dibenar untuk dimiliki
[Chorus – Male]
Pergilah engkau ke taman pilihan mereka
Aku cuma tanah kering tak berjanji bunga
Jika hujan hidup hanya membawa lumpur
Biarlah aku retak, asal kau subur
[Chorus – Female]
Jangan hukum aku dengan senyapmu
Aku hanya daun dipetik tak sempat gugur
Walau namaku terukir di pintu lain
Akar rinduku masih mencari tanahmu
[Verse 3 – Male]
Aku memilih senyum sebagai perisai
Menutup perang yang runtuh di dada
Jika aku genggam, kau akan luka
Kerana cinta miskin ini tiada upaya
[Verse 4 – Female]
Pelamin ini cuma pentas lakonan
Tirai putih menyembunyikan jeritan
Namamu berdenyut di nadi malam
Sedang waktu menolak aku ke salam
[Pre-Chorus – Male]
Cinta kadang-kadang
Bererti berundur setapak
[Pre-Chorus – Female]
Setia kadang-kadang
Menangis tanpa suara
🎸 [MIDDLE – GUITAR CRYING LOUD]
[Bridge – Male]
Di belakang doa dan bunga restu
Aku berdiri sebagai penonton waktu
Kupinjam senyum dari jiwa yang patah
Agar kau tidak rebah di ambang sumpah
[Bridge – Female]
Air mata gugur
di balik tabir busana suci
Mataku mencari wajah yang hilang
Dalam lautan manusia bernama saksi
[Chorus Akhir – Male]
Aku lepaskan bukan kerana kalah
Tapi kerana cinta ini tahu arah
Bahagiamu lebih besar nilainya
Dari aku yang tinggal dengan nestapa
[Chorus Akhir – Female]
Jika ini takdir yang harus kujamah
Aku junjung dengan tangan berdarah
Namun ketahuilah dalam diam jiwa
Namamu kekal sebagai doa
[Outro – Male]
Ada cinta yang tidak bernama
Namun hidup sepanjang usia
[Outro – Female]
Dan aku…
Akan membawanya hingga senja terakhir
Akan membawanya hingga senja terakhir
Akan membawanya hingga senja terakhir....