Intro guitar
Bait 1:
Gaunmu putih, awan di senja
Senyummu terang, hati terbelenggu
Orang tuamu memilih, kau tiada suara
Hatimu menjerit, kaki terikat tali
Aku di belakang, bayangku kabut
Air matamu jatuh, embun pagi kering
Ku ingin bawa kau ke langit lain
Di mana derita lenyap, dunia tak menjamah
Pra-Korus:
Aku pasir di tepian lautmu
Tak mampu beri mutiara, tak mampu sinar mentari
Jika kugenggammu, badai datang
Lebih baik kubiarkanmu terbang
Korus:
Ku lepaskanmu, jiwaku remuk
Kau bersanding orang lain, aku tak mampu menyulammu
Kuberi senyum di bayangan, saat kau pergi
Berdoa agar kau hidup, walau bukan bersamaku
🎸 [MIDDLE – GUITAR CRYING LOUD]
Pra-Korus:
Aku pasir di tepian lautmu
Tak mampu beri mutiara, tak mampu sinar mentari
Jika kugenggammu, badai datang
Lebih baik kubiarkanmu terbang
Korus:
Ku lepaskanmu, jiwaku remuk
Kau bersanding orang lain, aku tak mampu menyulammu
Kuberi senyum di bayangan, saat kau pergi
Berdoa agar kau hidup, walau bukan bersamaku
Bait 2:
Matamu menatapku, kilat malam
Dunia berhenti, waktu menahan napas
Dia tak mengerti derita hatimu
Cintaku tetap, walau kau hanyut jauh
Kutuk langit, kutuk takdir
Mengapa cinta duri dan bara?
Kau bintang, aku bayang malam
Kusediakan ruang, agar kau terbang
Pra-Korus:
Aku pasir di tepian lautmu
Tak mampu beri mutiara, tak mampu sinar mentari
Jika kugenggammu, badai datang
Lebih baik kubiarkanmu terbang
Korus:
Ku lepaskanmu, jiwaku remuk
Kau bersanding orang lain, aku tak mampu menyulammu
Kuberi senyum di bayangan, saat kau pergi
Berdoa agar kau hidup, walau bukan bersamaku
Jambatan:
Aku menahan angin, menolak gelombang
Cinta bukan selalu genggaman
Jejakmu di daun gugur, sungai senyap
Ku sembunyi di kabut, melepaskanmu
Korus:
Ku lepaskanmu, jiwa tercabik
Kau hidup, mekar bunga jauh
Kuberi senyum di bayangan
Kadang cinta adalah kehilangan
Korus:
Ku lepaskanmu, jiwa tercabik
Kau hidup, mekar bunga jauh
Kuberi senyum di bayangan
Kadang cinta adalah kehilangan....