[Verse]
Aku prajurit, berlumur tanah basah,
Bau mesiu, tulang retak, perang memerah.
Parit jadi rumah, neraka jadi kasur,
Langit runtuh, pecahan besi mencampur.
[Prechorus]
Jerit serdadu, menggema ke tulang,
Asap pekat, nafas terasa hilang.
[Chorus]
Ini parit neraka, tak ada jeda!
Gemuruh artileri, suara jiwa luka.
Ini parit neraka, hidup di ujung nadi,
Teriak tanpa suara, dunia jadi sepi.
[Verse 2]
Tank lapis baja, raksasa melangkah,
Rantai baja menggiling, tanah pun pasrah.
Keringat asin bercampur darah merah,
Di sini nyawa murah, jiwa tak pernah megah.
[Prechorus]
Jerit serdadu, menggema ke tulang,
Asap pekat, nafas terasa hilang.
[Chorus]
Ini parit neraka, tak ada jeda!
Gemuruh artileri, suara jiwa luka.
Ini parit neraka, hidup di ujung nadi,
Teriak tanpa suara, dunia jadi sepi.