[Intro – Growl/Scream]
Api di dada!
Langit pun terbelah!
Tapi bahkan naga...
Tak abadi di dunia!
[Verse 1]
Ia bangkit dari lahar membara,
Menggigit langit dengan amarah purba.
Teriaknya mengoyak hutan dan laut,
Tak ada yang lolos dari murka maut!
[Verse 2]
Namun gunung berdiri tak bicara,
Menanti waktu, menahan gejolak semesta.
Dan saat kabut turun dari puncak abadi,
Terkapar sang naga, hancur dalam sunyi!
[Chorus – Screamed/Clean]
Naga mati di kaki gunung!
Patah sayap, remuk angkuh!
Bukan perang yang membunuhnya…
Tapi diam, yang memeluknya!
[Verse 3]
Cakar durhaka kini membeku,
Jantung baja tak berdetak satu.
Keagungan runtuh dalam satu hembus,
Gunung tak marah—hanya menundukkan musuh.
[Bridge – Breakdown]
Kau pikir kau abadi?
Kau pikir kau ilahi?
Tanah menunggu…
Dan gunung tahu…
Kapan kau jatuh!!!
[Solo Gitar – Distorsi Berat]
[Final Chorus – Clean lalu Growl]
Naga mati di kaki gunung!
Takluk di altar kehampaan!
Dari api kembali ke tanah,
Dari sombong…
Menuju n i s a n!
[Outro – Whispered/Growled]
Raja langit telah terkubur,
Dalam sunyi…
Dalam tunduk…
Dalam akhir yang tak bisa dilawan...