[Intro]
Di ujung jalan yang berdebu,
Ku ingat senyummu, jejak langkah kita.
Sepuluh tahun berlalu,
Namun bayangmu tak pernah sirna.
[Verse 1]
Kini aku berdiri sendiri,
Menghitung hari tanpa hadirnya.
Cinta yang dulu bersemi,
Kini tinggal kisah dalam hati.
[Pre-Chorus]
Setiap malam ku merenung,
Tentang semua yang sempat kita bina.
Cahaya bintang berkelip,
Mengingatkanku pada tawa kita.
[Chorus]
Oh cinta yang ku sia-siakan,
Mengapa ku pilih jalan yang sepi?
Dalam diam ku mengingat,
Bayangmu takkan pernah terhapus lagi.
[Verse 2]
Kau berangkat pergi, tanpa sepatah kata,
Kini ku terjebak dalam rasa bersalah.
Satu per satu kenangan,
Kembali menghantui, seolah tak lekang dari jiwa.
[Pre-Chorus]
Setiap malam ku merenung,
Tentang semua yang sempat kita bina.
Cahaya bintang berkelip,
Mengingatkanku pada tawa kita.
[Chorus]
Oh cinta yang ku sia-siakan,
Mengapa ku pilih jalan yang sepi?
Dalam diam ku mengingat,
Bayangmu takkan pernah terhapus lagi.
[Bridge]
Sepuluh tahun terakhir ini,
Kau seperti angin yang berlalu.
Tapi di sini ku merindukan,
Semua yang pernah kita jalani.
[Chorus]
Oh cinta yang ku sia-siakan,
Mengapa ku pilih jalan yang sepi?
Dalam diam ku mengingat,
Bayangmu takkan pernah terhapus lagi.
[Outro]
Semoga suatu hari nanti,
Kita akan bertemu, kembali lagi.
Namun untuk saat ini,
Aku hanya bisa merindukanmu di sini.