Hmm....ohh...ohh ..
Dalam Gedung yang tak ia kenal
Ia dibunuh dimutilasi
Dua kaki dipisah dari pinggul
Teramat sadis tak bernanusiawi
Tergolek di dalam plastik kresek
Warna hitam menjadi onggokan
Di koridor dekat sekat dinding .
Bak sampah terbuang tergeletak
Lalu, pembunuh datang menderam
Berseru :"Sayang bila ini kukubur " .
" Biar kulahapi bak makanan "
" Bukankah orang bisa mati sebab lapar ? "
Segera diambil jantung dan hati
Tiba-tiba si mayat jadi siuman
Diam termenung ia melihati dua kaki
Terpisah sudah dari pinggang
Diamati pula kini ia menyampah
Tas kresek hitam jadi selimut ngeri
Tiada marah hanya pasrah
Siumannya ternyata bukan untuk berlari
Begitu hati dan jantungnya dirogoh
Ia berucap sekedar untuk bersuara
" Bukankah aku ini sudah sampah?!"
"Tegakah kau masih melahapiku ?"