(Intro)
(Verse 1)
Katanya sudah okay, sudah lama berlalu,
Senyum lebar sentiasa, macam tak ada pilu.
Gambar-gambar lama, katanya dah delete,
Tapi kenapa matanya, berair sedikit?
(Pre-Chorus)
Dia cerita hal baru, dengan semangat membara,
Tentang kawan-kawan, tentang hidup yang gembira.
Tapi nada suaranya, kadang macam tersekat,
Seperti ada cerita, yang masih terikat.
(Chorus)
Tenang tapi goyah, hatinya bergoncang,
Langkah kaki menari, jiwa masih terbayang.
Ketawa memang riuh, tapi di balik gelak,
Ada rindu bersembunyi, sukar untuk mengelak.
(Verse 2)
Dia bilang tak kisah, kalau Ex nya dengan dia,
Siap bagi support lagi, katanya semua bahagia.
Tapi stalk IG dia, setiap malam agaknya,
Sebab story dia dulu, masih diingatinya.
(Pre-Chorus)
Dia cerita hal baru, dengan semangat membara,
Tentang kawan-kawan, tentang hidup yang gembira.
Tapi nada suaranya, kadang macam tersekat,
Seperti ada cerita, yang masih terikat.
(Chorus)
Tenang tapi goyah, hatinya bergoncang,
Langkah kaki menari, jiwa masih terbayang.
Ketawa memang riuh, tapi di balik gelak,
Ada rindu bersembunyi, sukar untuk mengelak.
(Bridge)
Mungkin dia fikir, dengan Gelak dan tawa,
Semua rasa sakit itu, perlahan akan Reda.
Tapi hati takkan bohong, walau bibir berkata,
Perpisahan itu luka, belum benar-benar terlupa.
(Chorus)
Tenang tapi goyah, hatinya bergoncang,
Langkah kaki menari, jiwa masih terbayang.
Ketawa memang riuh, tapi di balik gelak,
Ada rindu bersembunyi, sukar untuk mengelak.
(Outro)
Tenang... goyah...
Masih ada dia... di jiwa...