[Intro]
Haaahaaahaaahaaa...
Haaahaaahaaahaaa...
Huuuhuuuhuuuhuuu...
Huuuhuuuhuuuhuuu...
[Verse 1]
Dulu kau berikan aku cinta
Kini kau pergi tanpa kata
Hati aku remuk berkeping-keping
Tak mampu aku tahan sorok luka ini...
Setiap senyummu dulu beriku harapan
Sekarang hancur luluh dalam sekejap
Surat itu, tulisan akhir yang membunuhku
Menggores hati yang dulu penuh cintaku...
[Pre-Chorus]
Apa salahku? Di mana salahku?
Kenapa kau bodohi aku begitu dalam?...
[Chorus]
Pedih! Pedih! Pedih!
Kenapa harusnya kau guris
Aku tersungkur, dunia gelap tanpa cahaya
Apa salahku, hingga kau tega membalasnya...
Pedih! Pedih! Pedih!
Kenapa harusnya kau guris
Hati aku sakit, mengapa kau buat aku begini?
Derita yang tak bertepi, luka yang tak terobati...
[Verse 2]
Hhmm...Dulu kau berikan aku cinta sejati
Sekarang cuma derita dan luka yang kekal abadi
Bersama surat itu, mengubur segala harapan
Pedihnya dalam, tak mampu aku tahan
Tak mampu aku tahan...
[Drop]
Haaaaaaaaaaaaaaaa...
Hari yang berlalu, luka tak sembuh!
Yang tinggal hanyalah kenangan pilu!
Tak mampu lupakan, pedihnya terasa di dada!
Hancur hati ini, tak lagi berguna...
Dulu aku janji setia, kini aku menyesal!
Hatiku luka, pedih luar biasa!
Tak kan aku lupakan, cinta yang pupus!
Sesalnya membelit jiwa, tak bisa aku cabut...
Hati pecah, remuk berderai
Senyum palsu menutupi sedih
Sakit, pedih, remuk jiwa
Dibakar api cinta yang hangus terbakar...
[Verse 3]
Haaahaaahaaahaaa...
Haaahaaa....
Hooohooohooohooo...
Aku pernah mencintai, sekarang aku terluka
Cinta kini hanyalah cerita lama
Takkan aku lupa, rasa ini pedih
Kenangan yang pahit, tak mampu aku singkir
Kenapa kau berjanji, lalu kau hancurkan?
Cinta ini jadi abu yang berterbangan...
[Dropbeat]
Haaaaaaaaaaaaaa...
Aku menangis!
Tak ada lagi yang aku sayangi!
Selamanya aku ingat, saat kau pergi!
Tanpa kata, tinggalkan aku sendiri...
Bertahun lari, dalam dingin sepi!
Mengharap cinta yang dulu, pernah kau beri!
Sekarang semua berubah!
Kau buang aku seperti sampah...
Mengapa kau begitu kejam padaku?
Biar semua ini menjadi mimpi buruk
Mengapa mudahnya engkau mainkan?
Hancurkan segala mimpi dan harapan...
Haaahaaahaaahaaa...
Haaahaaahaaahaaa...
Hooohooohooohooo...
Hooohooohooohooo...
[Pre-Chorus]
Apa salahku? Di mana salahku?
Kenapa kau bodohi aku begitu dalam?...
[Chorus]
Pedih! Pedih! Pedih!
Kenapa harusnya kau guris
Aku tersungkur, dunia gelap tanpa cahaya
Apa salahku, hingga kau tega membalasnya...
Pedih! Pedih! Pedih!
Kenapa harusnya kau guris
Hati aku sakit, mengapa kau buat aku begini?
Derita yang tak bertepi, luka yang tak terobati...
[Bridge]
Mmm...Saat aku tersungkur dan jatuh ke tanah
Tak ada lagi yang bisa menyelamatkan
Hati aku, remuk perlahan
Penyesalan yang tak berkesudahan...
[Outro]
Kini aku hanya mampu tersenyum dengan air mata
Walau hati ini merintih dengan luka yang dalam
Aku pernah cinta, tapi kau hilang tanpa alasan
Hati aku sakit, oh pedih tak terhingga...
Haaahaaahaaahaaa...
Haaahaaahaaahaaa...
Hooohooohooohooo...
Huuuhuuuhuuuhuuu...