Kenangan
Ia berjalan pada dingin menulang di kepalaku
Menanam risau riau
Menyemai rindu dendam
Dan berkisah tentang kepulangan
Debur ombak laut senggigi
Matahari meluruh perlahan
Teriakan khatib dari mimbar mimbar masjid yang berjejer
Mengabaikan lagi risau risau, sayang
Bunga sisa tembakau meranggas
Satu per satu mengurai rindu pada rumput dan tanah lempung yang membelah
Lalu senja turun lagi ,perlahan
Memberi hangat pada rinduku bersama temaram